Pentingnya Nutrisi Susu pada Anak Saat Puasa, Ini Anjuran Waktu Tepat Mengonsumsinya
28-04-2022

Si Buah Hati memang belum wajib berpuasa, tapi tak ada salahnya Bunda mengajak ia berlatih berpuasa sejak kecil agar terbiasa. Lagi pula, jika dilakukan dengan benar dan dengan asupan nutrisi yang sesuai, maka puasa dapat berdampak baik bagi kesehatan. Jangan lupa berikan nutrisi susu saat sahur untuk membantu asupan gizinya tetap terpenuhi selama berpuasa.
Anjuran Jenis Makanan untuk Sahur
Makanan pada saat sahur menjadi kunci penting agar puasa dapat berjalan dengan lancar. Makan saat sahur akan memberi asupan gizi yang menjadi sumber energi dan cairan bagi tubuh Si Buah Hati. Makanya, Bunda harus memperhatikan kandungan zat gizi dalam makanannya dengan cermat. Pastikan agar si Buah Hati makan saat sahur, sebab tidak makan saat sahur akan membuatnya lemas dan lapar saat berpuasa.
Menurut IDAI, makanan yang diberikan pada saat sahur dan berbuka puasa memiliki perbedaan. Pada saat sahur, sebaiknya pilih makanan yang mengandung jenis karbohidrat kompleks agar dapat memberikan energi dan rasa kenyang yang lebih lama.
Pada saat sahur, Bunda bisa menyajikan berbagai variasi dari makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, dan buah-buahan dengan memperhatikan saran dari IDAI. Menambahkan bumbu-bumbu masakan akan menggugah selera makan Si Buah Hati yang kadang tidak ingin makan saat sahur.
Pastikan ia juga mendapatkan cairan yang cukup, bisa dari air putih dan susu, untuk menghindari dehidrasi saat berpuasa.
Nutrisi Susu, Penting Diberikan saat Sahur
Dari penjelasan di atas, Bunda jadi paham pentingnya nutrisi susu untuk anak saat puasa. Apakah nutrisi susu bisa bantu anak kuat puasa? Berikut ini manfaat susu untuk sahur yang bisa didapatkan oleh Si Buah Hati:
- Karbohidrat yang terkandung dalam susu merupakan gula alami (laktosa). Laktosa memiliki glukosa yang rendah sehingga dapat menjaga kadar gula darah tetap normal dan membantu tubuh tidak mudah lapar.
- Nutrisi susu berupa protein yang tinggi dapat membantu si Buah Hati kenyang lebih lama karena protein mempengaruhi kerja hormon-hormon yang menimbulkan rasa lapar.
- Karena termasuk ke dalam jenis minuman, susu dapat membantu menghidrasi tubuh si Buah Hati, terutama jika ia kurang suka minum air putih. Konsumsi cairan yang cukup akan membantunya tidak mengalami dehidrasi saat berpuasa.
Susu juga dilengkapi dengan kandungan nutrisi susu lain berupa vitamin dan mineral yang dibutuhkan si Buah Hati untuk tumbuh-kembangnya. Melengkapi makan sahur dengan susu akan membantunya tetap berenergi selama berpuasa serta tetap mengalami tumbuh-kembang yang optimal.
Waktu yang Tepat bagi Anak untuk Minum Susu saat Belajar Puasa
Mengingat bahwa nutrisi susu untuk membantu anak dapat berpuasa tanpa rasa lemas, berikut ini beberapa waktu yang disarankan bagi anak untuk minum susu saat bulan Ramadan.
1. Sebelum Si Buah Hati tidur
Kalau Si Buah Hati tidak mau minum susu saat berbuka atau menjelang malam, Bunda bisa memenuhi asupan gizi dalam susu ketika mereka akan tidur. Cara ini juga bisa bantu menenangkan tubuh dan membuat tidur Si Buah Hati menjadi lebih nyenyak, sehingga ia bisa bangun dengan tubuh yang segar saat sahur nanti.
2. Saat sahur
Jangankan anak-anak, orang dewasa sekalipun seringkali tidak berselera makan saat sahur. Namun, bukan berarti kita bisa melewatkan sahur ya Bunda, terutama pada Si Buah Hati. Sebab, asupan makan sahur dengan menu bergizi bisa membantu proses berpuasa berjalan lebih lancar dan tidak mudah lemas di siang hari.
Selain asupan makanan bergizi pada anak ketika sahur, Bunda juga bisa melengkapinya dengan memberikan nutrisi susu agar anak kuat puasa. Minum susu pada Si Buah Hati bisa diberikan ketika Si Buah Hati menghabiskan sajian makan utamanya ketika sahur. Agar Si Buah Hati tetap semangat berpuasa, pastikan asupan susunya dengan kebutuhan gizi mereka ya, Bunda.
3. Saat Si Buah Hati Buka puasa
Saat tiba waktunya berbuka puasa, kebanyakan anak akan langsung memilih minuman segar untuk membatalkannya. Hal ini karena selama puasa mereka cenderung lebih merasa haus dibanding lapar. Nah, selain air mineral, Bunda juga bisa memberikan susu untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh anak, nih. Selain itu, siapkan juga tiga buah kurma sebagai camilan pendamping buka puasanya.
DANCOW FortiGro Full Cream sebagai Nutrisi Susu untuk Sahur
Memberikan DANCOW FortiGro Full Cream kepada si Buah Hati saat sahur merupakan pilihan yang tepat karena susu bubuk ini memiliki kandungan protein dan lemak yang lebih tinggi. Kandungan sukrosa 0 gram akan membantu ia tidak mudah haus karena konsumsi garam dan gula tambahan berlebih dapat membuat tenggorokannya menjadi kering.
DANCOW FortiGro adalah susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah 6-12 tahun. Pada saat berpuasa, manusia membutuhkan zat gizi yang cukup untuk dapat beraktivitas tanpa terganggu karena lemas maupun tidak bersemangat. DANCOW FortiGro yang mengandung vitamin dan mineral dapat mendukung proses berpuasa Si Buah Hati.
Di dalam segelas susu DANCOW FortiGro mengandung gizi untuk dukung imunitas seperti zat besi, zink, Vitamin A, C, dan D; kandungan gizi untuk dukung proses belajar seperti Vitamin B1, B2, B3, B6, serta Omega 6 dan DHA (khusus varian Instant kemasan boks); serta kandungan gizi untuk membantu pertumbuhan seperti protein dan kalsium.
Kandungan DANCOW FortiGro yang lengkap ini dapat bantu penuhi asupan gizi seluruh anggota keluarga dan juga aman dikonsumsi. Kini tersedia dalam tiga macam varian yaitu Instant, Cokelat, dan Full Cream yang bisa jadi asupan gizi saat sahur dan sebelum tidur.
Selain itu juga, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanila. DANCOW FortiGro UHT bisa jadi nutrisi susu yang praktis dikonsumsi anak ketika berbuka puasa.