7 Tips agar Anak Percaya Diri di Sekolah
09-06-2023

Berdasarkan buku ‘Seri Pendidikan Orang Tua: Membantu Anak Percaya Diri’ yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, percaya diri merupakan salah satu faktor penting dalam hidup Si Buah Hati yang tak hanya berpengaruh pada pencapaian prestasi, tetapi berperan besar terhadap kemampuan mereka melihat dirinya sendiri.
Sebagai orang tua, Ayah dan Bunda memiliki peranan penting dalam menumbuhkan sikap percaya diri pada Si Buah Hati. Salah satu tips meningkatkan rasa percaya diri anak adalah dengan percaya pada proses belajar dan kemampuan yang dimiliki oleh Si Buah Hati.
Manfaat percaya diri bagi Si Buah Hati
Selanjutnya dijelaskan pula mengenai manfaat percaya diri bagi Si Buah Hati baik saat berada di sekolah maupun di lingkungan sosialnya. Seseorang yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi dapat mengalami beberapa hal berikut ini.
- Si Buah Hati dapat bersosialisasi dan menjalin hubungan pertemanan dengan baik. Misalnya saat berada di sekolah baru maupun di tempat lain.
- Dapat melihat diri sendiri dengan positif dan mengenali kekurangan dalam dirinya.
- Siap menghadapi tantangan dalam hidupnya. Misalnya saat menghadapi ujian sekolah maupun pemilihan ketua kelas di sekolah.
Cara agar anak percaya diri di sekolah
Berikut ini beberapa cara agar anak percaya diri menurut Mayo Clinic yang bisa Ayah dan Bunda terapkan setiap harinya.
1. Berikan motivasi pada Si Buah Hati
Alih-alih menjanjikannya hadiah, sebaiknya berikan motivasi dalam bentuk lain yang bisa dijadikan oleh mereka sebagai usaha untuk untuk memenuhi kebutuhan, keinginan, dan kemauannya. Misalnya dengan motivasi seperti, “Kalau saat dewasa nanti kamu ingin menjadi seorang dokter, maka kamu harus rajin belajar dan berdoa mulai sekarang.” bukan dengan kata-kata seperti “Jika kamu menjadi dokter, nanti Bunda belikan mobil, deh!”.
2. Tunjukkan bahwa Bunda bangga menjadi orang tuanya
Coba luangkan waktu berdua dengan Buah Hati untuk melakukan hal yang mereka sukai dan biarkan mereka memimpin. Sesekali sampaikan juga secara lisan bahwa Bunda bangga menjadi orang tuanya. Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi Si Buah Hati, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi anak yang percaya diri.
3. Berikan pujian pada Si Buah Hati
Pujilah Buah Hati atas sifat-sifat karakternya, bukan atas bakat atau prestasinya. Tunjukkan apa yang benar-benar baik dan menyenangkan dari diri mereka. Saat mereka melakukan kesalahan atau berperilaku buruk, hindari untuk memberikan hukuman berat, ancaman, atau melabelinya. Sebaliknya, coba fokus pada masalah dan ajak mereka untuk memperbaikinya.
4. Validasi emosi Si Buah Hati
Saat Si Buah Hati merasa kesal, terluka, atau sedih, coba validasi emosi yang mereka miliki. Berikan pemahaman bahwa perasaan tersebut boleh dan sah-sah saja untuk dirasakan. Setelah merasa tenang, ajak mereka untuk menceritakan apa yang terjadi dan bantu mereka untuk mengatasinya.
Baca Juga: 8 Cara Belajar Efektif untuk Anak Usia 6 Tahun
5. Menjadi pendengar yang baik
Saat Si Buah Hati sedang mengalami masalah atau kesulitan dalam hidupnya, cobalah menjadi seorang pendengar yang baik, bukan seseorang yang akan menggurui atau menghakimi. Lalu, coba lihat segala sesuatu dari sudut pBundangnya dan biarkan mereka tahu bahwa Bunda memahami apa yang mereka rasakan.
6. Biarkan Si Buah Hati mengambil risiko atas keputusan yang dipilihnya
Biarkan mereka memutuskan hal yang disukainya, meskipun nantinya mungkin akan terluka. Memberikan pilihan sederhana sejak dini dapat membantu mereka untuk menjadi seorang yang percaya diri dalam memutuskan hal besar saat dewasa nanti.
7. Mendukung kemampuan Si Buah Hati
Berikan kesempatan pada Si Buah Hati untuk mencoba berbagai macam kegiatan baru sesuai dengan minatnya. Jika mereka sudah menemukan minatnya, berikan fasilitas agar mereka dapat menyalurkan kemampuannya dengan baik. Cara ini dilakukan agar anak percaya diri di sekolah dan lingkungan sosialnya karena mereka merasa dihargai atas kemampuan yang dimiliki.
Cara agar anak percaya diri selanjutnya adalah memastikan bahwa kondisi tubuhnya selalu dalam kondisi yang sehat dan bertenaga. Apalagi mengingat bahwa mereka memiliki segudang aktivitas, baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan bermainnya. Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk memberikan makanan bergizi dan susu sebagai menu pelengkap sekaligus pendukung proses belajarnya.
Untuk mendukung tumbuh kembang Si Buah Hati, berikan susu DANCOW FortiGro baik saat sarapan, camilan siang hari, maupun sebelum tidur setiap harinya.
DANCOW FortiGro adalah susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah 6-12 tahun. Ketika memasuki usia sekolah, kebutuhan gizinya berbeda dibandingkan tahapan sebelumnya.
DANCOW FortiGro mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental serta mendukung imunitas Si Buah Hati.
Di dalam segelas susu DANCOW FortiGro mengandung gizi untuk dukung imunitas seperti zat besi, zink, Vitamin A, C, dan D; kandungan gizi untuk dukung proses belajar seperti Vitamin B1, B2, B3, B6, serta Omega 6 dan DHA (khusus varian Instant kemasan boks); serta kandungan gizi untuk membantu pertumbuhan seperti protein dan kalsium. Manfaat DANCOW FortiGro Instant ini tak hanya dapat dinikmati oleh anak-anak, tapi juga oleh seluruh anggota keluarga.
Kandungan susu DANCOW FortiGro yang lengkap ini dapat bantu penuhi asupan gizi seluruh anggota keluarga dan juga aman dikonsumsi selama tidak ada pantangan atau alergi susu sapi. Kini tersedia dalam tiga macam varian yaitu Instant, Cokelat, dan Full Cream.
Selain itu, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanila yang praktis dikonsumsi ketika di sekolah atau dalam perjalanan. Yuk, lengkapi persediaannya di rumah sekarang juga!