Lingkungan Sekolah Ramah Anak, Ini Pengertian dan Manfaatnya
09-06-2023

Sebagai orang tua, Bunda tentunya selalu ingin memberikan yang terbaik bagi Si Buah Hati, termasuk saat memberikan fasilitas pendidikan yang berkualitas untuk menjamin masa depannya. Berdasarkan Harvard Graduates School of Education, tak cukup hanya dianggap “bagus” oleh banyak orang, lingkungan sekolah yang sehat dan ramah anak menjadi pertimbangan utama kebanyakan orang tua saat memilihkan sekolah untuk Si Buah Hati. Sebab, peran lingkungan sekolah pada karakter anak sangatlah besar dan harus diperhatikan dengan baik agar tidak menyesal di kemudian hari.
Apa itu lingkungan sekolah ramah anak?
Melansir dari UNICEF USA, sekolah ramah anak adalah model sekolah yang dapat mendorong inklusivitas, kepekaan gender, toleransi, martabat, dan pemberdayaan pribadi dan didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut:
- Sekolah harus beroperasi demi kepentingan terbaik bagi anak.
- Lingkungan sekolah harus aman, sehat, dan dapat melindungi siswanya dengan baik.
- Ruang kelas harus memiliki guru yang terlatih dan sumber daya yang memadai.
- Hak-hak Si Buah Hati harus dilindungi dan suara mereka harus didengar.
Melihat dari prinsip ini, maka dapat disimpulkan bahwa fungsi lingkungan ramah anak khususnya di sekolah yang sehat adalah sebagai berikut:
- Mendukung proses belajar-mengajar agar berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.
- Meminimalisir gangguan yang mungkin terjadi pada siswa didiknya, mulai dari ketakutan, bullying, pelecehan, pertengkaran, kekerasan baik verbal maupun non-verbal, hingga masalah narkoba.
- Mendukung dan membantu mengembangkan kemampuan serta keterampilan anak, baik dalam bidang akademis maupun non-akademis.
- Menciptkan aturan dan konsekuensi yang jelas bagi mereka yang melanggarnya.
Peran lingkungan sekolah pada karakter anak
Mengenalkan Si Buah Hati pada lingkungan sekolah yang sehat dan ramah harus dilakukan sejak dini. Sebab hal ini akan berpengaruh pada pengembangan karakternya hingga dewasa nanti. Melansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengenai cara menguatkan karakter anak usia dini, karakter adalah sifat batin dalam diri Si Buah Hati yang berupa tata nilai kebaikan yang dapat diketahui melalui perkataan dan perbuatan dalam kesehariannya.
Pada dasarnya, karakter Si Buah Hati terbentuk atas potensi baik dalam diri yang telah dibekali Tuhan dengan nilai, akhlak, dan moral yang diajarkan oleh lingkungan terdekatnya, yaitu keluarga dan sekolahnya. Potensi baik inilah yang harus dipertahankan bahkan diperkuat dengan terus menerus agar mereka tumbuh sebagai pribadi yang baik. Beberapa karakter anak yang utama dan harus diperkuat antara lain:
- Karakter religius yang mencerminkan keimanan anak pada Tuhan Yang Maha Esa dan diwujudkan melalui kegiatan ibadah sesuai ajaran agama dan kepercayaan yang dianut.
- Karakter nasionalisme yang mencakup cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, bangsa, dan negara Indonesia.
- Karakter mandiri baik dalam bersikap dan perilaku dengan tidak bergantung pada orang lain, serta selalu berusaha menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sendiri.
- Karakter gotong royong yang diwujudkan melalui kerjasama, menjalin komunikasi dan persahabatan, hingga memberi bantuan pertolongan pada yang membutuhkan.
- Karakter integritas, yaitu selalu dapat dipercaya, jujur, serta baik dalam perkataan maupun tindakan.
Baca Juga: 5 Cara Mengajarkan Anak SD Kelas 1 agar Mudah Paham
Ciri-ciri sekolah ramah anak
Menurut Cambridge School, berikut ini beberapa ciri-ciri yang mencerminkan lingkungan sekolah yang ramah anak, sehat, dan terpercaya.
1. Memiliki rencana dan kebijakan mutu yang jelas
Lingkungan sekolah yang baik memiliki tujuan atau visi yang jelas agar kinerja setiap orang menjadi lebih baik untuk mencapai tujuan akhir.
2. Mendukung siswanya dengan baik
Sekolah yang baik mendorong pertumbuhan setiap siswa dengan menggunakan setiap peluang, bakat, keunggulan, dan sumber daya yang ada.
3. Memiliki standar pengajaran yang baik
Tujuannya agar kinerja para siswa meningkat sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki.
4. Memiliki staff pendukung yang handal
Beberapa staf pendukung yang sebaiknya ada di dalam lingkungan sekolah antara lain seperti dokter, konselor bimbingan, dan psikolog untuk memenuhi kebutuhan siswa tepat waktu.
5. Memiliki fasilitas pendidikan yang baik
Beberapa diantaranya adalah peralatan olahraga, taman bermain, buku-buku perpustakaan, peralatan laboratorium, komputer, dan fasilitas lain terkait dengan penyedia layanan terbaik.
6. Lingkungan belajar yang aman bagi siswa
Sekolah yang ramah anak memiliki lingkungan sekolah yang sehat dan saling menghormati antara guru dan siswa. Sekolah tidak mentolerir perilaku negatif seperti pelecehan dan perundungan di sekolah, menjelaskan tindakan disipliner yang tegas terhadap anak yang melanggar peraturan sekolah, dan mencegah perilaku buruk anak melalui kegiatan pelayanan masyarakat atau pekerjaan sosial untuk beberapa waktu.
7. Memiliki tenaga pengajar yang berkualitas
Sekolah yang baik memiliki guru yang berpikiran adil, bersemangat, jujur, sopan, inspirator, terampil, dan mendukung, dan dapat memberikan dampak positif pada sikap dan kepribadian siswa.
Tenaga pengajar yang berkualitas juga akan selalu meluangkan waktu untuk memperbarui pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan menemukan cara untuk membuat siswa termotivasi serta terlibat saat mengajar.
8. Memiliki lingkungan sekolah yang bersih dan tertata rapi serta kondusif untuk belajar
Lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman dapat mendorong siswa untuk dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya dengan lebih baik.
9. Pemantauan proses belajar mengajar
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kebutuhan siswanya terpenuhi dengan baik.
Selain memberikan fasilitas pendidikan yang ramah anak, dukung juga proses belajar serta tumbuh kembang Si Buah Hati dengan memenuhi kebutuhan gizinya dengan baik. Salah satunya adalah melalui pemberian susu sebagai menu pelengkap setiap harinya. Sebagai rekomendasinya, Bunda bisa memberikan DANCOW FortiGro.
DANCOW FortiGro adalah susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah 6-12 tahun. Ketika memasuki usia sekolah, kebutuhan gizinya berbeda dibandingkan tahapan sebelumnya.
DANCOW FortiGro mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental serta mendukung imunitas Si Buah Hati.
Di dalam segelas susu DANCOW FortiGro mengandung gizi untuk dukung imunitas seperti zat besi, zink, Vitamin A, C, dan D; kandungan gizi untuk dukung proses belajar seperti Vitamin B1, B2, B3, B6, serta Omega 6 dan DHA (khusus varian Instant kemasan boks); serta kandungan gizi untuk membantu pertumbuhan seperti protein dan kalsium.
Kandungan susu DANCOW FortiGro yang lengkap ini dapat bantu penuhi asupan gizi seluruh anggota keluarga dan juga aman dikonsumsi selama tidak ada pantangan atau alergi susu sapi. Kini tersedia dalam tiga macam varian yaitu Instant, Cokelat, dan Full Cream.
Selain itu, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanila yang praktis dikonsumsi saat Si Buah Hati di sekolah. Yuk, lengkapi persediaannya di rumah sekarang juga!