Cara Efektif dan Aman Saat Memberi Kebebasan pada Anak
09-06-2023

Bagi sebagian orang tua, membebaskan Si Buah Hati untuk melakukan berbagai hal adalah hal yang cukup mengkhawatirkan, sehingga kebebasan anak berada sepenuhnya di tangan kedua orang tua. Sementara ada juga tipe orang tua yang justru sebaliknya. Mereka menerapkan pola asuh dengan memberikan kebebasan pada anak sesuai dalam batas kewajaran.
Pola pengasuhan yang bebas mengacu pada kesediaan orang tua untuk mundur dan membiarkan Si Buah Hati menjelajahi dunia tanpa harus selalu berada di bawah naungannya. Umumnya, kebanyakan orang tua yang menerapkan pola asuh bebas melakukannya karena mengenang masa kecil mereka sendiri.
Saat Si Buah Hati diizinkan untuk bersepeda di lingkungan sekitar bersama teman selama berjam-jam, rasanya sangatlah menyenangkan, sehingga mereka pun kembali menerapkan pola ini pada Si Buah Hati agar mereka mengalami kesenangan yang sama.
Cara memberi kebebasan pada anak
Kunci utama untuk dapat menerapkan pola asuh tanpa harus mengorbankan kebebasan Si Buah Hati adalah dengan membangun rasa percaya yang baik, menjadi orang tua yang menyenangkan bagi anaknya. Cara pengasuhan yang lembut dapat diwujudkan dengan beberapa hal berikut ini.
- Memahami keinginan dan kebutuhan Si Buah Hati dengan baik.
- Berempati dengan perasaan Si Buah Hati.
- Menunjukkan rasa hormat kepada Si Buah Hati. Penting diingat bahwa mereka juga memiliki perasaan dan kesukaannya sendiri. Menghormati berarti memperlakukan mereka sebagaimana kita ingin diperlakukan. Alih-alih menyuruh Si Buah Hati untuk "diam" saat menyela obrolan Bunda dengan teman, Bunda bisa menggantinya dengan “Sebentar ya, Nak. Setelah Bunda selesai ngobrol dengan tante, kamu bisa bercerita dan Bunda akan menjadi pendengar yang baik.”.
- Membuat batasan yang jelas, seperti peraturan di rumah yang dapat mengajarkan Si Buah Hati memiliki cara yang baik dalam melakukan sesuatu. Misalnya: daripada menonton film sampai larut, mereka harus tidur lebih awal agar dapat bangun tepat waktu dan bersiap-siap ke sekolah tanpa terburu-buru.
- Berikan pujian dan konsekuensi yang harus diterima oleh Si Buah Hati saat mereka berperilaku buruk.
Tidak asal dalam menerapkan pola asuh yang bebas pada Si Buah Hati, berikut ini beberapa cara memberikan kebebasan pada anak yang bisa Bunda praktikkan tanpa membahayakan kehidupannya.
- Rasa percaya dapat menghilangkan rasa takut dan pemikiran buruk yang mungkin hanya ada di otak kita saja. Misalnya saat melarang Si Buah Hati untuk berangkat sekolah sendiri karena takut tertabrak kendaraan, diculik orang, dan pemikiran buruk lainnya. Saat Si Buah Hati ingin dan mampu pergi sekolah sendiri, maka percayakan hal itu dan biarkan mereka untuk melakukannya.
- Ajarkan mereka untuk melakukan sesuatu secara mandiri, seperti mengikat tali sepatu, membuat susu sendiri, memasak nasi, atau melakukan pekerjaan rumah lainnya. Setelah mereka menguasainya, Bunda bisa berhenti untuk membantunya. Memang perlu waktu dan kesabaran untuk mewujudkannya. Namun percayalah seiring dengan berjalannya waktu mereka akan terbiasa dengan beberapa hal tersebut.
- Berhenti untuk menjadwalkan rutinitas Si Buah Hati secara berlebihan, terutama di hari libur. Hari tanpa rencana bukanlah kegagalan dalam pengasuhan, sebab kebebasan anak yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kreativitasnya.
- Biarkan Si Buah Hati untuk membuat kesalahan dan mengalami kegagalan. Sebab dari pengalaman ini mereka dapat belajar untuk lebih baik lagi dan bersenang-senang dengan hidupnya.
- Ajarkan Si Buah Hati tentang keselamatan saat berada di jalan raya, mulai dari sisi yang benar untuk berjalan, kapan mereka harus menyeberang, dan peraturan saat di jalan raya lainnya.
- Biarkan Si Buah Hati mengamil risiko dalam hidupnya. Misalnya saja saat mereka dapat memanjat pohon. Tips kelola kebebasan anak dalam hal ini adalah dengan membiarkan mereka untuk melakukannya, namun tetap dengan memberikan pemahaman mengenai risiko yang mungkin mereka alami saat memanjat pohon.
- Komunikasikan juga mengenai bahaya orang asing baik saat berada di rumah, di jalan, maupun saat bertemu secara online. Tujuannya adalah untuk membekali Si Buah Hati dengan pengetahuan dan pengalaman agar dapat mengambil keputusan yang masuk akal.
Baca Juga: Manfaat Minum Susu di Pagi Hari agar Mood Anak Senang
Manfaat memberikan kebebasan pada Si Buah Hati
Selain membangun rasa percaya antara orang tua dan Si Buah Hati, dari penjelasan mengenai cara memberikan kebebasan pada anak di atas maka dapat disimpulkan bahwa manfaat yang bisa dirasakan oleh Si Buah Hati adalah sebagai berikut.
- Menjadi lebih percaya diri, berani, dan mandiri.
- Memiliki pengetahuan yang lebih luas.
- Mengerti bahwa akan ada konsekuensi yang harus mereka terima saat berbuat kesalahan.
- Tidak takut mengalami kegagalan, karena hal ini justru memotivasinya untuk berusaha lebih baik lagi kedepannya.
- Memiliki kesempatan dan kemampuan untuk memutuskan hal besar saat dewasa nanti.
- Mendorong Si Buah Hati untuk lebih banyak bermain di luar.
Manfaat luar biasa lainnya dari pengasuhan anak secara bebas adalah meningkatkan kemampuan Si Buah Hati dalam bersosialisasi. Tanpa kedua orang tuanya, mereka belajar bagaimana cara mengatasi berbagai situasinya sendiri. Hal ini tentunya akan sangat berguna saat mereka dewasa nanti.
Memberikan kebebasan pada Si Buah Hati bukan berarti mengabaikan pemenuhan gizi hariannya dengan baik ya, Bunda. Untuk mendukung proses tumbuh kembang dan proses Si Buah Hati belajar melihat dunia, berikan makanan bergizi dan juga susu sebagai pelengkapnya. Sebagai rekomendasinya Bunda bisa memberikan DANCOW FortiGro.
DANCOW FortiGro adalah susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah 6-12 tahun. Ketika memasuki usia sekolah, kebutuhan gizinya berbeda dibandingkan tahapan sebelumnya.
DANCOW FortiGro mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental serta mendukung imunitas Si Buah Hati.
Di dalam segelas susu DANCOW FortiGro mengandung gizi untuk dukung imunitas seperti zat besi, zink, Vitamin A, C, dan D; kandungan gizi untuk dukung proses belajar seperti Vitamin B1, B2, B3, B6, serta Omega 6 dan DHA (khusus varian Instant kemasan boks); serta kandungan gizi untuk membantu pertumbuhan seperti protein dan kalsium.
Kandungan susu DANCOW FortiGro yang lengkap ini dapat bantu penuhi asupan gizi seluruh anggota keluarga dan juga aman dikonsumsi selama tidak ada pantangan atau alergi susu sapi. Kini tersedia dalam tiga macam varian yaitu Instant, Cokelat, dan Full Cream.
Selain itu, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanila yang praktis dikonsumsi kapan pun dan di mana pun. Yuk, lengkapi persediaannya di rumah sekarang juga!
Nah, setelah membaca cara memberikan kebebasan pada anak di atas, apakah Bunda sudah siap untuk menerapkannya pada Si Buah Hati?