5 Cara Agar Anak Jadi Pintar di Sekolah Sesuai dengan Bakatnya
09-06-2023

Melihat Si Buah Hati bisa mengikuti proses pembelajaran di sekolah dengan baik tentu menjadi hal yang sangat membanggakan. Apalagi jika mereka bisa mencetak prestasi di sekolahnya. Namun, hal ini tentunya hanya bisa dicapai dengan usaha yang keras dari Si Buah Hati dan dukungan penuh dari orang tuanya. Lantas, bagaimana caranya agar anak jadi pintar di sekolah sesuai dengan minat dan bakatnya? Temukan jawabannya di sini!
Agar anak jadi pintar di sekolah, setidaknya mereka harus memiliki lima keterampilan dasar seperti:
- Planning atau perencanaan, yaitu kemampuan untuk membuat dan melaksanakan tujuan dan rencana yang konkret
- Fokus, yaitu kemampuan untuk berkonsentrasi pada hal-hal yang penting pada suatu waktu tertentu.
- Pengendalian diri, yaitu bagaimana Si Buah Hati merespon tak hanya dengan emosi, tetapi juga situasi yang penuh tekanan.
- Kesadaran, yaitu bagaimana anak memperhatikan orang-orang dan situasi di sekitarnya, tetapi juga memahami bagaimana mereka menyesuaikan diri di lingkungannya dengan baik.
- Fleksibilitas, yaitu kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi yang selalu berubah-ubah.
Baca Juga: 5 Cara Mengajar Anak SD Kelas 1 agar Mudah Paham
Cara agar anak pintar di sekolah
Anak yang pintar di sekolah memungkinkan mereka untuk dapat bersaing dengan anak seusianya. Bahkan, dengan kemampuan akademis yang bagus dapat mengantarkan mereka untuk mencapai cita-citanya dengan lebih mudah. Harvard Health Publishing menyatakan, beberapa cara ini dapat dilakukan Bunda untuk mempersiapkan agar anak jadi pintar di sekolah dan sukses di kemudian hari.
1. Meningkatkan keterampilan fungsi eksekutif
Cara agar anak jadi pintar di sekolah di antaranya adalah mengasah kemampuan untuk memerhatikan, merencanakan, memecahkan masalah, melakukan banyak hal, mengendalikan emosi, bernegosiasi, dan menunda diri untuk merasa puas. Beberapa hal ini merupakan keterampilan yang dipelajari anak-anak saat mereka tumbuh. Sebagai orang tua, kita dapat membantu untuk memperkuatnya dengan melakukan beberapa aktivitas dan permainan yang melibatkan penggunaan imajinasi dan interaksi dengan orang lain.
2. Biarkan anak belajar mandiri dan merasakan kegagalan
Membatasi kemandirian anak justru bisa membuat mereka merasakan untuk tumbuh menjadi orang dewasa yang mandiri. Sebab mereka tidak pernah menjelajahi dunia di sekitarnya dan membuat pilihan untuk dirinya sendiri.
Meski mereka mungkin saja membuat setidaknya sesekali pilihan yang buruk, namun hal inilah yang akan membantu mereka belajar dari kesalahan yang pernah dilakukannya. Alih-alih menyalahkan keputusan yang telah dibuatnya, Bunda bisa mendukung dan membantu Si Buah Hati untuk mencari solusinya.
3. Melatih ketahanan Si Buah Hati
Tujuannya adalah agar nantinya Si Buah Hati dapat mengatasi kesulitan, menghadapi kemunduran dan kegagalan, dan kembali bangkit untuk berusaha lebih baik lagi. Pastinya dengan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Hal inilah yang merupakan cara agar anak pintar saat sekolah.
4. Melatih keterampilan sosial dan empati
Tak melulu soal akademis, anak-anak juga perlu belajar bagaimana menjalin dan mempertahankan hubungan pertemanan, bagaimana cara menjadi pendengar yang baik, serta peduli terhadap pikiran dan perasaan orang lain.
Bunda bisa mulai mengajarkan tiga kata ‘ajaib’ seperti “maaf”, "tolong", dan "terima kasih" saat berinteraksi dengan orang lain. Dengan begini, mereka tak hanya bisa tumbuh sebagai anak yang pintar di sekolah, tetapi juga sebagai seorang yang memiliki empati tinggi dalam kehidupan sosialnya.
5. Dorong rasa ingin tahu dan kreativitas anak
Coba ajak Si Buah Hati pergi ke berbagai tempat seperti taman, museum atau situs bersejarah, dan melakukan berbagai hal baru dan menyenangkan lainnya. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu Si Buah Hati melihat dunia sebagai sesuatu yang penuh daya tarik dan berbagai kemungkinan di dalamnya.
Dengan melakukan beberapa hal di atas, Bunda dapat mengetahui minat dan bakat yang dimiliki oleh Si Buah Hati. Sebagai orang tua, tugas kita adalah mendukungnya semaksimal mungkin. Misalnya dengan memberikan fasilitas yang layak dan juga memenuhi kebutuhan gizinya dengan melalui makanan bergizi dan susu sebagai menu pelengkap sekaligus membantu proses belajarnya. Untuk yang satu ini, Bunda bisa memberikan DANCOW FortiGro dua kali sehari, pada pagi hari dan sebelum tidur.
DANCOW FortiGro adalah susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah 6-12 tahun. Ketika memasuki usia sekolah, kebutuhan gizinya berbeda dibandingkan tahapan sebelumnya.
DANCOW FortiGro mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental serta mendukung imunitas Si Buah Hati.
Di dalam segelas susu DANCOW FortiGro mengandung gizi untuk dukung imunitas seperti zat besi, zink, Vitamin A, C, dan D; kandungan gizi untuk dukung proses belajar seperti Vitamin B1, B2, B3, B6, serta Omega 6 dan DHA (khusus varian Instant kemasan boks); serta kandungan gizi untuk membantu pertumbuhan seperti protein dan kalsium.
Kandungan susu DANCOW FortiGro yang lengkap ini dapat bantu penuhi asupan gizi seluruh anggota keluarga dan juga aman dikonsumsi selama tidak ada pantangan atau alergi susu sapi. Kini tersedia dalam tiga macam varian yaitu Instant, Cokelat, dan Full Cream.
Selain itu, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanila yang praktis dikonsumsi saat istirahat di sekolah.
Semoga tips agar anak pintar di atas dapat memberikan inspirasi bagi Bunda untuk mendukung minat dan bakat Si Buah Hati secara maksimal, ya!
