Kenapa Baca Dongeng Penting untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Si Buah Hati?
13-11-2020

Terkejut, sekaligus bangga. Ini biasanya yang Bunda rasakan tiap kali melihat kemampuan baru Si Buah Hati. Pada masa tumbuh kembang anak terutama di usia toddler, merupakan periode emas bagi perkembangan otak dan pertumbuhan fisiknya.
Untuk itu, manfaatkan waktu ini sebaik-baiknya untuk memberikan stimulasi yang tepat, Bunda.
Pentingnya Stimulasi Bagi Anak Usia Dini
Selain nutrisi, stimulasi jadi salah satu kunci untuk optimalkan potensi Si Buah Hati. Hal ini dijelaskan oleh Prof. Dr. dr. Soedjatmiko SpA (K), MSi, pakar tumbuh kembang anak.
Menurutnya, stimulasi yang sesuai dengan usia Si Buah Hati menjadi salah satu kebutuhan dasar anak yang harus dipenuhi agar ia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Semua ini bisa diwujudkan dengan mendukungnya bereksplorasi. Dengan cara bermain dan mengenal lingkungan di sekitarnya, Si Buah Hati didorong untuk belajar hal-hal baru yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensinya.
Dongeng Sebagai Stimulasi untuk Si Buah Hati
Pastinya, Bunda ingin terus berusaha memberikan stimulasi yang tepat untuk Si Buah Hati, kan? Nah, ada satu aktivitas seru yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung perkembangannya, yaitu membaca dongeng.
Dra. Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog, menyarankan agar Bunda mengajak Si Buah Hati membaca dongeng untuk mengoptimalkan kecerdasan anak, karena kegiatan mendongeng dapat membantu mengembangkan kemampuan bahasa, cara berpikir logis, daya ingat, imajinasi kreatif, dan juga pembentukan karakter positif. Tentunya, semua hal ini menjadi bekal penting bagi anak untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Membaca dongeng bisa jadi salah satu stimulasi yang seru untuk Si Buah Hati, karena pada dasarnya anak suka menyimak suatu informasi yang disampaikan dengan bercerita (storytelling).
Bentuk penyampaiannya bermacam-macam, bisa berupa kata-kata, gambar, foto, suara, atau video. Saat ini informasi tersebut bisa dengan mudah diakses oleh anak melalui beragam media, mulai dari buku cerita, tayangan TV, hingga video di YouTube. Hal ini dapat membuat anak lebih mudah menerima informasi atau cerita yang berasal dari berbagai belahan dunia.
Namun, ada baiknya Si Buah Hati mengenal budayanya sendiri dengan menyimak cerita asli Indonesia, Bunda. Dongeng yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara ini, punya cerita yang tidak kalah seru dan pesan moral yang baik untuk tumbuh kembang anak, lho.
Cerita Asli Indonesia Bantu Kembangkan Karakter Anak
Coba tanya Si Buah Hati, apakah ia kenal dengan tokoh dongeng, seperti Timun Mas, si Kancil, atau Raja Parakeet? Kalau masih belum tahu, berarti ini saatnya Bunda mendongeng cerita asli Indonesia pada Si Buah Hati.
Kenapa? Ini adalah salah satu cara untuk mengajarkan anak nilai-nilai moral yang berasal dari kearifan lokal, sekaligus mengapresiasi kebudayaan nusantara sejak dini. Dengan kata lain, mendongeng cerita asli Indonesia bisa menjadi cara yang lebih mudah dipahami anak untuk mengenal daerah asalnya dan juga membantunya mengasah karakter positif, dibanding hanya memberikan nasihat.
Lalu, pesan moral apa saja sih, yang bisa diajarkan kepada Si Buah Hati melalui cerita asli Indonesia? Di antaranya adalah berani menghadapi tantangan, berpikir logis dan kritis, kreatif dalam memecahkan masalah, tolong menolong, hormat dan santun terhadap orang lain, disiplin, serta mandiri.
Nah, kegiatan mendongeng bisa dibilang sederhana dan mudah dilakukan kapan saja. Selain itu, aktivitas ini punya peran yang tidak kalah penting untuk tumbuh kembang anak, terutama mengasah kecerdasannya dan membantunya mengembangkan karakter anak Indonesia yang unggul. Yuk, luangkan waktu berkualitas bersama Si Buah Hati dengan membaca dongeng, Bunda!
Untuk mendukung perkembangan kecerdasan anak, Bunda juga bisa memberikan Susu DANCOW 1+ Nutritods. Ini merupakan produk susu yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.
Disclaimer
Madu penting untuk perkembangan indra perasa Si Buah Hati. Namun, sebaiknya madu tidak diberikan kepada Si Buah Hati yang berusia di bawah 12 bulan, kecuali telah diproses dengan tekanan dan suhu tinggi untuk membunuh kandungan bakteri penyebab botulisme di dalamnya.
Penggunaan madu pada setiap produk DANCOW telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Buah Hati.