Rangsang Kemampuan Mendengar Si Buah Hati Lewat Kotak Musik
06-11-2020

Musik tidak dapat dipisahkan dari kehidupan, begitu juga dengan tumbuh kembang anak-anak. Bahkan saat berada di kandungan, Si Buah Hati sudah mulai mendengar musik berupa denyut jantung Bunda.
D’Arcy Lyness, PhD, psikolog anak dan remaja di Wayne, yang juga menjadi Behavioral Health Editor di Kids Health Organization, menyatakan musik dapat menstimulasi pembentukan sel-sel otak, sehingga mendukung stimulasi kemampuan panca indera.
Kotak musik tidak hanya membuat Si Buah Hati merasa terhibur, tapi juga merangsang kepekaan mendengar berbagai macam bunyi. Simak ulasan selengkapnya berikut ini!
Gerakan Badan Ikuti Irama
Si Buah Hati yang menginjak tahapan usia toddler merespon musik dengan lebih baik, bila disertai dengan gerakan. Ajak Si Buah Hati melakukan gerakan-gerakan mengikuti nada maupun kata-kata dari lagu yang dikeluarkan kotak musik, misalnya bertepuk tangan, menghentakkan kaki, berbaris, atau hanya bergerak mengikuti irama.
Pada usia ini, dia juga sudah dapat mengenal irama, berikan kegiatan dengan membebaskannya memukulkan sendok kayu ke panci, hingga membentuk irama musik. Bunda juga dapat mengajak Si Buah Hati untuk memukul permukaan lain seperti lantai, bantal, ataupun dinding agar dapat mendengar jenis suara yang berbeda-beda.
Tambahkan Instrumen Musik
Selain menggunakan kotak musik, tuangkan cinta Bunda dengan menambahkan alat musik sederhana dalam proses belajar Si Buah Hati untuk memberinya pengalaman mendengarkan suara-suara baru. Sesuaikan dengan usianya ya Bunda.
Biasanya, saat usia toddler, dia akan lebih menyukai alat musik yang dapat digoyangkan seperti bel, tamborin, atau marakas. Seiring dengan perkembangan koordinasi, berikan alat musik yang dapat dipukul seperti drum dan simbal, dan lanjutkan dengan mengajarkan alat musik tiup seperti peluit atau recorder.
Musik Bersifat Menenangkan
Musik dapat menjadi sarana menenangkan Si Buah Hati yang sedang rewel. Sering mendengar orang-orang terdekatnya menyanyi, anak-anak biasanya mulai menirunya dengan bernyanyi di tempat tidur atau pada waktu bermain dan bereksplorasi.
Selain menjadi rutinitas, musik juga dapat membuat Si Buah Hati merasa lebih aman atau menjadi penanda kegiatan apa yang akan dilakukan. Misalnya, apabila saat menidurkan anak, biasakan memutar kotak musik atau menyanyikan lagu Nina Bobo, sehingga ia akan tahu kapan waktu yang tepat untuk pergi tidur.
Ternyata, kotak musik tidak hanya menghibur Si Buah Hati, tapi juga mempunyai potensi untuk mengembangkan kemampuan kognitifnya, lho.
Bunda juga bisa membantu perkembangan kognitif anak dengan minuman pelengkap gizi, DANCOW 1+ Nutritods. Produk DANCOW yang satu ini adalah susu pertumbuhan yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.
Disclaimer
Madu penting untuk perkembangan indra perasa Si Buah Hati. Namun, sebaiknya madu tidak diberikan kepada Si Buah Hati yang berusia di bawah 12 bulan, kecuali telah diproses dengan tekanan dan suhu tinggi untuk membunuh kandungan bakteri penyebab botulisme di dalamnya.
Penggunaan madu pada setiap produk DANCOW telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Buah Hati.