4 Permainan yang Asah Logika Si Buah Hati
10-11-2020

Meskipun terlihat santai, bermain merupakan sarana tumbuh kembang bagi Si Buah Hati. Bahkan dari permainan pula ia bisa belajar dan mengembangkan kemampuannya secara kognitif, motorik, emosi, maupun sosial.
Kala berusia 3 tahun, Bunda bisa mengajaknya bermain tebak gambar untuk mengembangkan kemampuan kognitifnya, terutama logika. Karena ketika menebak gambar yang ada di hadapannya, sesungguhnya ia tengah membiasakan otaknya bekerja.
Lalu, apa saja permainan tebak gambar yang bisa Bunda berikan padanya?
1. Puzzle
Bunda tentu tidak asing dengan permainan tebak gambar yang satu ini. Untuk usianya yang masih 3 tahun, Bunda bisa memberikan puzzle dengan potongan gambar yang cukup besar.
Contohkanlah padanya cara memainkan dan menyusun potongan gambar itu. Kemudian, mintalah ia untuk menata sendiri kepingan gambar tersebut.
2. Buku Aktivitas
Ketika ke toko buku, Bunda pasti akan menemukan beragam buku yang berisi gambar beragam benda. Biasanya, pengarang buku itu akan menginstruksikan Si Buah Hati untuk membuat garis yang menghubungkan satu gambar dengan gambar lainnya.
Ajaklah ia menebak dan membuat garis penghubung. Untuk memacu logikanya, jelaskan pula pada dia mengenai ciri gambar-gambar tersebut. Misalnya, "Kelinci suka makan sayuran berwarna oranye. Ayo, apa nama sayurannya?"
3. Membuat Gambar Berpasangan
Dalam aktivitas ini, Bunda cukup membuat sejumlah gambar dengan pasangannya. Misalnya, kera dengan pisang, harimau dengan sesuatu yang belang-belang, burung dengan sayap, dan lain-lain.
Dengan gambar-gambar itu, logika Si Buah Hati akan lebih berkembang dengan mengetahui bahwa burung selalu terbang karena memiliki sayap. Kera suka makan pisang karena makanan pokoknya adalah buah tersebut.
4. Mencocokkan Gambar dengan Benda Asli
Untuk permainan ini, Bunda memerlukan potongan gambar yang mewakili perabotan atau benda di sekitar rumah. Misalnya dengan menggunting gambar bangku, meja, kasur, atau lainnya dari majalah bekas. Kemudian, mintalah Si Buah Hati untuk menaruh gambar-gambar itu pada benda aslinya.