Tingkatkan kemampuan Penyelesaian Masalah- Main Puzzle Bareng Anak
09-11-2020

Puzzle adalah permainan yang banyak digemari anak-anak, terutama yang menginjak tahapan usia sekolah. Ini karena dapat memberikan banyak tantangan untuk Si buah Hati.
Permainan ternyata dapat mengasah kemampuan penyelesaian masalah. Selain itu, dapat juga melatih koordinasi pikiran dan tindakan yang akan berguna bagi proses belajar serta tumbuh kembang.
Puzzle juga dukung stimulasi dengan mengembangkan kemampuan psikomotorik yang digunakan ketika memegang potongan-potongan permainan tersebut serta memindahkan ke alasnya. Agar main puzzle semakin mengasyikan, ini beberapa tips bermain dengan Si Buah Hati yang perlu diketahui.
1. Sesuaikan Usia Pemakai
Pastikan puzzle yang diberikan sesuai dengan usia dan kemampuan anak. Semakin muda usianya, potongan puzzle yang diberikan akan semakin sedikit dan berukuran lebih besar. Ini supaya mudah dipegang serta dipasang Si Buah Hati.
Untuk anak-anak yang sudah mencapai usia sekolah, Bunda dapat menambah jumlah puzzle-nya secara bertahap dengan mengganti ukurannya menjadi lebih kecil. Ini agar permainan tersebut lebih menantang dan kemampuan anak memecahkan masalah lebih terasah. Selain baik bagi proses belajarnya, mengerjakan puzzle bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya dapat meningkatkan keakraban dan komunikasi, lho.
2. Pilih Puzzle Bergambar Menarik
Untuk menarik perhatian Buah Hati, pilihlah puzzle dengan yang sedang tren atau favoritnya. Gambar bisa berupa foto pemandangan, hewan, atau karakter favoritnya. Selain itu, beli potongan puzzle yang berbentuk sederhana, seperti lingkaran, segitiga, atau kotak. Hal ini untuk memudahkan pemasangannya.
3. Siapkan Wadah Penyimpan
Terkadang, jumlah potongan puzzle yang terlalu banyak justru menambah risiko kehilangan lebih tinggi. Tidak lengkapnya puzzle menyebabkan anak jadi stres karena tidak bisa menyelesaikan permainan tersebut. Untuk antisipasi risiko tersebut, simpanlah potongan-potongan puzzle dalam wadah tertentu. Biasakan Si Buah Hati menyimpannya di tempat tersebut setiap selesai dimainkan.
4. Bunda Ikut Bermain Bersama
Tak ada Bunda tak Seru. Itu sebabnya, ada baiknya Bunda juga ikut bermain puzzle bersama anak. Pilihannya bisa adu cepat mengerjakan puzzle atau justru menjadi satu tim mengerjakan permainan yang lebih sulit. Keterlibatan Bunda dapat menstimulasi Si Buah Hati dalam proses belajar dan bereksplorasi.
Tidak ada salahnya Bunda untuk mengenalkan permainan puzzle yang tidak hanya menyenangkan, tapi baik bagi tumbuh kembang si Kecil. Jangan lupa untuk selalu mendampingi si Kecil ya, Bunda. Selain bisa membantunya saat kesulitan, juga bisa mempererat hubungan orang tua dan anak tetap hangat.
5. Perkirakan Waktu Pengerjaan
Coba Bunda perkirakan dulu waktu pengerjaan puzzle tersebut. Jangan sampai terlalu cepat sehingga Si Buah Hati mudah bosan. Pengerjaan puzzle ini juga tak perlu terlalu lama. Bisa-bisa ia kehilangan minat dan motivasi untuk menyelesaikannya. Bunda juga bisa membuat challenge agar Si Buah Hati mengerjakan dalam kurun waktu yang sudah ditentukan. Bila berhasil, bisa diberikan reward camilan atau minuman favoritnya. Pastinya, ini akan menjadi lebih seru dan menyenangkan.
Bunda bisa memberikan DANCOW 5+ Nutritods sebagai reward untuk Buah Hati yang memenangkan puzzle games. Susu pertumbuhan ini kaya nutrisi dan mengandung 0 gram sukrosa. Apa saja yang terkandung di dalamnya? Produk DANCOW ini kaya akan zink, vitamin C, vitamin B6, B12, biotin, minyak ikan, omega 3, omega 6, serat pangan, Lactobacillus rhamnosus, serta mikronutrien lainnya. Tentunya semua kandungan gizi ini dapat membantu tumbuh kembang Si Buah Hati.
Disclaimer
Madu penting untuk perkembangan indra perasa Si Buah Hati. Namun, sebaiknya madu tidak diberikan kepada Si Buah Hati yang berusia di bawah 12 bulan, kecuali telah diproses dengan tekanan dan suhu tinggi untuk membunuh kandungan bakteri penyebab botulisme di dalamnya.
Penggunaan madu pada setiap produk DANCOW telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Buah Hati.