Tips Persiapkan Si Buah Hati di Usia Pra Sekolah
14-11-2020

Tahukah Bunda, saat Si Buah Hati menginjak usia pra sekolah, ada dua jenis kesiapan yang harus kita perhatikan lho? Pertama adalah kesiapan fisik-biologis dan kedua adalah kesiapan mental-emosional . Kesiapan fisik-biologis merupakan kemampuannya dalam mendengar, melihat, bicara, bergerak dengan lincah, juga terampil sesuai usianya. Sedangkan kesiapan mental-emosional adalah keceriaannya, kemandirian, sikap interaktif, mengerti perintah, dan berperilaku baik sesuai usianya.
Kesiapan fisik-biologis dan mental-emosional ini penting untuk dipersiapkan sejak usia pra sekolah. Caranya adalah dengan mencukupi 3 (tiga) kebutuhan pokok sejak dini, yaitu: kebutuhan fisik-biologis, kasih sayang, dan stimulasi.
Bunda, kebutuhan fisik-biologis dipenuhi dengan cara memberi Si Buah Hati nutrisi yang cukup, beragam, dan seimbang yang berasal dari konsumsi makanan padat serta dilengkapi dengan susu pertumbuhan. Selain itu, diperlukan juga imunisasi, kebersihan badan dan lingkungan tempat tinggal, pengobatan, serta bermain dan bereksplorasi aktif. Kebutuhan fisik-biologis ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan fisik Si Buah Hati lho, termasuk otak, alat penginderaan, dan alat gerak yang kemudian juga akan berpengaruh pada berbagai kecerdasan anak.
Sementara itu, kebutuhan kasih sayang dapat dipenuhi dengan cara memberikan Si Buah Hati rasa aman dan nyaman, serta perasaan dilindungi, diperhatikan, dihargai, serta didengar pendapatnya, Bunda sebaiknya tidak banyak memakai hukuman dan kemarahan, tetapi lebih banyak memberinya contoh-contoh dengan penuh kasih sayang dan kegembiraan. Kebutuhan kasih sayang ini ternyata punya pengaruh besar lho terhadap kemandirian dan kecerdasan emosi Si Buah Hati.
Nah, kebutuhan yang terakhir adalah kebutuhan stimulasi. Kebutuhan ini dipenuhi dengan cara bermain bersama Bunda yang meliputi berbagai permainan yang bisa merangsang semua indera Si Buah Hati di usia pra sekolah, termasuk pendengaran, penglihatan, sentuhan, membau, dan mengecap. Selain itu juga merangsang gerakan motorik kasar dan halus, merangsang kemampuan berkomunikasi, serta merangsang kreativitas Si Buah Hati . Kebutuhan stimulasi bermain sejak dini ini punya pengaruh besar pada berbagai kecerdasan anak lho Bunda.
Ketiga kebutuhan pokok itu harus diberi secara bersamaan sejak janin dalam kandungan karena akan saling berpengaruh. Bila kebutuhan fisik-biologis Si Buah Hati tidak tercukupi, maka bisa menimbulkan gizinya kurang, sering sakit, yang akan menyebabkan perkembangan otaknya tidak optimal. Sedangkan, bila kebutuhan mental-emosional dan kasih sayang tidak tercukupi, maka kecerdasan emosi (juga akan rendah. Kalau stimulasi bermain dan bereksplorasi sehari-harinya kurang bervariasi, maka perkembangan kecerdasan Si Buah Hati juga akan kurang bervariasi.
Artikel ini ditulis oleh: Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K)., M.Si.