7 Jenis Hidangan untuk Menjaga Berat Badan Anak
05-11-2020

Berat badan anak merupakan salah satu tanda bahwa Si Buah Hati tumbuh sehat. Sebab, kelebihan atau kekurangan berat badan dapat memengaruhi kondisi kesehatan Si Buah Hati. Misalnya, kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Sementara, kekurangan berat badan usia 3 tahun bisa jadi pertanda Si Buah Hati mengalami kekurangan gizi yang dapat memperbesar risiko stunting.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, berat badan anak laki-laki usia satu tahun adalah 9,6-12 kg, sedangkan untuk anak perempuan adalah 8,9-11,3 kg. Dengan mengetahui batasan tersebut, Bunda dapat lebih bijak dalam mengatur asupan nutrisi untuk buah hati tercinta.
HIdangan untuk Menjaga Berat Badan Anak
Agar Si Buah Hati tidak kelebihan atau kekurangan berat badan, Bunda perlu memberikan makanan dengan gizi seimbang yang mengandung zat gizi protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, serat, dan air.
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya Bunda sajikan dalam menu makan Si Buah Hati setiap harinya. Jenis makanan ini bagus untuk menjaga berat badan anak:
1. Sumber Karbohidrat
Ini merupakan gizi yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi. Kementerian Kesehatan RI, menyarankan anak usia toddler (1-3 tahun) mengonsumsi sebanyak 155 gr karbohidrat tiap harinya. Ini bisa didapatkan dengan menyiapkan sekitar tiga porsi sumber karbohidrat dalam sehari. Misalnya, 4-6 sendok makan nasi di waktu makan siang dan malam, serta satu lembar roti tawar atau satu buah kentang rebus sedang di pagi hari.
2. Sumber Protein
Penuhi kebutuhan protein Si Buah Hati dengan asupan protein hewani sebanyak 2-4 porsi (setara dengan 2-4 potong daging sapi, ayam, atau ikan ukuran sedang) dalam sehari.
Baca Juga: 3 Hal Penting Ini Bantu Dukung Si Kecil Jadi Anak Unggul Indonesia
3. Sayur dan Buah
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan konsumsi sayuran dan buah setiap orang sejumlah 400 gr dalam sehari. Jumlah ini terdiri dari 250 gr sayur (setara dengan 2,5 gelas sayur) serta 150 gr buah (setara dengan 3 buah pisang ambon atau jeruk ukuran sedang).
4. Sumber Serat
Serat amat baik untuk pencernaan, menormalkan gula darah, mencegah penyakit jantung dan mempertahankan berat badan ideal anak. Beberapa contoh menu yang bisa Bunda sajikan adalah beras merah, roti gandum, atau oatmeal dengan campuran gandum utuh. Si Buah Hati yang berusia toddler membutuhkan sekitar 16 gr serat per hari.
5. Sumber Kalium
Kalium penting untuk mendukung sistem saraf, fungsi otot, serta keseimbangan tubuh Si Buah Hati. Sayangnya, belum banyak orang tua yang mengetahuinya. Untuk mendapatkan kalium tersebut, Bunda dapat memberikan Si Buah Hati beberapa menu yang mengandung bahan ikan,kerang , tiram, atau tomat. Kebutuhan kalium harian Si Buah Hati adalah sekitar 2,5 mEq/ kgBB atau setara dengan ukuran 2,5 cc.
6. Tidak Mengandung Gula atau Garam Berlebih
Peraturan Menteri Kesehatan nomor 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak menyebutkan bahwa konsumsinya perlu dibatasi untuk mengurangi risiko hipertensi stroke, diabetes, dan serangan jantung.
Untuk gula maksimal empat sendok makan, garam dibatasi maksimal satu sendok teh, dan lemak (atau minyak) maksimal sebanyak lima sendok makan setiap harinya.
7. Susu Pertumbuhan
Selain itu, untuk membantu melengkapi asupan gizi harian Si Buah Hati, Bunda dapat memberikannya maksimal dua gelas susu pertumbuhan dalam sehari. DANCOW 1+ Nutritods merupakan produk susu yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.
Semoga, informasi di atas dapat membantu Bunda untuk mendapatkan berat badan anak. Jadi, mulai sekarang pastikan Si Buah Hati mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, ya. Sebaiknya jangan mudah percaya dengan pemberian susu penambah berat badan anak , karena ini belum tentu direkomendasikan oleh tenaga kesehatan. Yuk, dukung berat badan ideal Si Buah Hati sejak dini!
Disclaimer
Madu penting untuk perkembangan indra perasa Si Buah Hati. Namun, sebaiknya madu tidak diberikan kepada Si Buah Hati yang berusia di bawah 12 bulan, kecuali telah diproses dengan tekanan dan suhu tinggi untuk membunuh kandungan bakteri penyebab botulisme di dalamnya.
Penggunaan madu pada setiap produk DANCOW telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Buah Hati.